memulai usaha online

Mencari Pendanaan dan Menentukan Produk Untuk Usaha Online

Modal usaha adalah biaya atau dana untuk memulai sebuah usaha dalam mencapai tujuan tertentu. Modal yang cukup tentu menjadi kunci utama saat membuka usaha. Modal memang menjadi urutan pertama ketika berencana memulai sebuah usaha, baik usaha kecil, menengah dan skala besar. Begitu juga dengan usaha offline dan usaha online. Seberapa pun besar dana yang diperlukan, tetap saja itu namanya modal usaha.

Walau banyak orang yang mengatakan bahwa modal tidak selalu menjadi faktor penentu keberhasilan seseorang menjalankan bisnisnya. Tapi tetap saja, iya pada akhirnyanya harus kembali pada hal itu. Memang sih, masih banyak faktor lain yang dapat menentukan apakah bisnis anda akan berhasil atau malah sebaliknya.

Saat memutuskan untuk membangun usaha sendiri, tentu pertama kali yang terpikirkan anda adalah modal usaha yang cukup. Seperti kita ketahui, biaya menjadi faktor paling penting dalam membuka bisnis sendiri. Iya, pada akhirnya tanpa uang, rencana hanyalah tinggal rencana dan tinggal mimpi yang tak akan tercapai.

Biaya yang dibutuhkan tergantung jenis usaha yang akan dibangun. Bila usaha yang akan dibuka adalah toko kelontong, makan modalnya akan lebih besar dibandingkan membuka bisnis pulsa.

Era digital memang membuka kesempatan untuk mendapatkan pinjaman online langsung cair bagi siapa saja untuk memiliki usahanya sendiri. Dengan adanya akses internet yang mudah dijangkau serta platform seperti media sosial, blog, website, bahkan aplikasi, banyak yang mencoba peruntungan dengan memiliki bisnis online. Kabar baiknya, membangun bisnis online tanpa modal juga bisa dilakukan.

Jika dilihat dari definisinya, pada dasarnya yang dimaksud dengan online adalah semua media elektronik seperti tv, radio, website, dan media sosial. Namun, apa yang terjadi saat ini adalah yang dimaksud dengan online hanyalah media yang berbasis internet seperti media sosial dan website. Jadilah definisi bisnis online, yang saat ini berkembang, adalah usaha yang dijalankan melalui media berbasis internet seperti website, aplikasi pada smartphone, dan media sosial.

Ada beberapa aspek dalam bisnis online yang harus Anda perhatikan. Mulai dari jenisnya, manfaat dan kerugiannya, baru Anda akan diajak untuk melihat tips membuat bisnis online tanpa modal.

Dengan adanya berbagai platform di dunia maya, bisnis online pun bermunculan dalam berbagai bentuk dan jenis usaha. Adapun jenis bisnis online yang umum dijalankan yaitu, membuat toko online, menjual produk digital, membuat blog atau website, menjadi affiliate marketer, menjadi penulis freelance.

1. Toko online

Membangun toko online bisa dengan membuat website atau memulai dari blog. Jika Anda memiliki keahlian dalam bidang web development, maka membangun toko online akan lebih mudah.

Toko online dapat digunakan untuk menjual komoditi milik Anda sendiri, atau usaha rumahan, juga bisa digunakan sebagai platform bagi orang lain untuk menjual barang dan jasa milik mereka. Keuntungan bisa didapatkan dari bagi hasil antara Anda dan penyedia barang dan jasa.

Saat memulai toko online, yang Anda perlukan adalah ketekunan dan pengetahuan tentang pemasaran secara online. Karena, kalaupun Anda tidak memahami tentang bagaimana membuat blog atau website, Anda bisa menggunakan media sosial untuk memulai bisnis online. Jika Anda ingin memiliki website sendiri, harga domain bisa beragam mulai dari Rp 200.000. Biaya lain yang harus dipikirkan adalah koneksi internet. Biaya koneksi internet tentunya beragam, namun Anda bisa menganggarkan Rp 100.000 paket internet selama sebulan.

Untuk keuntungan dari toko online tentunya beragam, tergantung dari model bisnis yang dijalankan. Keuntungan dari toko online dihitung per item yaitu Rp 1.000 – Rp 2.000 (ini keuntungan minimum). Oleh karenanya, pemilik toko online harus fokus dalam meningkatkan transaksinya. Makin banyak transaksi, makin banyak pula keuntungan yang bisa didapat. Untuk lebih jelasnya, ada contoh perhitungan laba yang bisa menjadi gambaran sebelum Anda membangun bisnis online.

2. Membuat blog atau website

Keahlian dibidang teknologi informasi (IT) saat ini memang merupakan peluang yang besar. Dengan menggabungkan kemampuan dibidang IT dan sedikit kreatifitas, Anda bisa membangun website atau blog yang juga bisa menjadi bisnis Anda. Jika Anda sudah memiliki portfolio, maka Anda bisa menjual jasa pembuatan blog dan website ini. Komisi yang biasa didapat adalah Rp 2.000.000 atau lebih.

Dengan adanya banyak platform untuk para pekerja freelance seperti guru.com, upwork.com atau sribulancer, Anda bisa memulai usaha tanpa modal. Cukup dengan memperhitungkan biaya koneksi internet saja. Selanjutnya, Anda bisa langsung membuat profil di website yang mempertemukan freelancer dengan employer.

3. Menjual produk digital

Di era digital ini, semua orang bisa menjual keahliannya secara online. Misalnya, Anda memiliki keahlian dalam bidang marketing, Anda bisa membuat e-book yang bisa Anda jual. Produk digital lainnya yang bisa dijual, misalnya, video dan game online.

Untuk membuat produk digital yang perlu dipertimbangkan adalah cara jualan online, proses pembuatannya dan biaya promosinya. Karena untuk menjual produk digital, Anda membutuhkan platform seperti blog, website, atau perusahaan yang mau membeli produk Anda.

Misalnya, Anda hendak membuat e-book. Maka Anda harus memikirkan berapa lama proses pembuatannya dan biaya online research, misalnya Rp 100.000 per bulan untuk paket internet. Supaya menghemat biaya, buku-buku yang dibutuhkan bisa Anda dapatkan di perpustakaan atau dari sumber e-book gratis. Setelah e-book selesai, Anda bisa memasarkannya lewat website, blog, atau komunitas-komunitas tertentu di media sosial. Promosi di media sosial juga bisa Anda pilih, apakah Anda mau promosi yang berbayar atau gratis. Jika gratis, maka Anda cukup posting sebagaimana Anda menggunakan media sosial pada biasanya. Sedangkan, apabila Anda memilih promosi berbayar, iklan akan dihargai sesuai paket yang dipilih. Misalnya Facebook memiliki paket $ 1,50 untuk setiap 1.000 tayangan. Anda juga bisa menggunakan Linkedin sebagai media promosi e-book.

Harga e-book sendiri beragam, untuk e-book fiksi dengan halaman yang tidak banyak bisa berharga Rp 25.000 sampai Rp 50.000. Sedangkan untuk e-book non fiksi bisa lebih mahal karena proses pembuatannya lebih susah, yaitu bisa mencapai Rp 1.000.000 atau lebih.

Mengenal Design Thinking Lebih Dekat

design thinking

Design Thinking adalah proses pemecahan masalah kreatif yang berpusat pada manusia yang memberikan “bagaimana cara” untuk berpikir “di luar kotak”. Ini adalah proses lima langkah yang dibuat terkenal oleh David Kelley, pendiri IDEO dan Stanford Design School. Design Thinking memberikan prinsip dan strategi untuk memanfaatkan potensi kreatif Anda dan pemangku kepentingan Anda untuk memecahkan masalah yang paling sulit dan tantangan.

Design Thinking sangat cocok untuk masalah fuzzy, tidak terdefinisi, di mana tidak ada solusi yang jelas tampaknya berfungsi. Dikembangkan oleh Stanford d.school (School of Design), Design Thinking membuat pengajaran inovasi dan perubahan budaya organisasi dimungkinkan dengan memecahkan pemecahan masalah menjadi proses lima langkah:

Empati – Pertama, orang harus memahami orang-orang yang Anda rancang solusi. Masalah jarang sekali milik Anda sendiri; untuk merancang bagi pengguna akhir, seseorang harus membangun empati untuk siapa mereka dan apa yang penting bagi mereka.

Definisikan – Berdasarkan wawasan yang dikumpulkan, langkah ‘define’ berfokus pada secara eksplisit mengekspresikan masalah yang harus diatasi melalui usaha. Pernyataan masalah yang dibuat akan digunakan sebagai loncatan penghasil solusi yang memberikan fokus dan inspirasi.

Ideate – Pada langkah ketiga, Design Thinker fokus pada generasi ide. Di sinilah seseorang harus melangkah di luar solusi yang jelas dan meningkatkan potensi inovasi dari solusi yang ditetapkan dengan memanfaatkan perspektif kolektif dan kekuatan tim.

Prototype – Prototyping sangat penting untuk memindahkan ide-ide dari kepala seseorang dan ke dunia fisik. Pemecah masalah harus menguji dan memperbaiki solusi dengan pengguna tanpa menginvestasikan banyak waktu dan sumber daya di depan.

Test – Menguji dan menerima umpan balik adalah kesempatan untuk memperbaiki solusi dan membuatnya lebih baik. Langkah ini adalah kesempatan untuk memvalidasi empati tim melalui observasi dan keterlibatan – sering kali menghasilkan hasil yang tidak diharapkan.

Source :

Open.eduDesign Thinking

Startup Speakup – Memahami Design Thinking Untuk Menyelesaikan Masalah Startup Yang Kompleks

Usaha Rumahan Yang Lagi Trend Tahun Ini

Saat ini, persaingan dalam dunia bisnis sudah menjadi lebih ketat namun didukung juga dengan prospek yang semakin menjanjikan. Salah satu usaha yang sedang booming saat ini diantaranya adalah usaha rumahan khususnya dengan semakin marak penggunaan digital serta manfaat internet untuk ekonomi yang sangat membantu. Dari tahun ke tahun, berbagai usaha rumahan yang kreatif dan unik terus saja bermunculan dari para pebisnis kreatif tanah air. Sebagai inspirasi, berikut ini akan kami berikan beberapa usaha rumahan yang lagi trend saat ini untuk anda gunakan sebagai inspirasi dalam memulai bisnis.

Jual Jasa Online
Tidak hanya sekedar menjual berbagai produk fisik saja, namun berbagai usaha non fisik seperti menjual jasa juga menjadi usaha rumahan yang terbilang menjanjikan dan sedang digandrungi para pelaku bisnis rumahan saat ini. Bisnis yang dilakukan secara online yakni menjual jasa juga sangat beragam seperti jasa penulisan artikel, mengurus website, pembuatan website atau blog dan juga desain atau gambar.

Bisnis PPOB
Bisnis PPOB atau Payment Point Online Bank juga menjadi usaha rumahan yang sedang booming saat ini dan banyak dilakukan para pebisnis Indonesia. Dalam bisnis PPOB ini, ada banyak jasa yang bisa ditawarkan dengan basis online seperti membayar cicilan kendaraan, membayar tagihan TV kabel, membayar tagihan internet, pulsa listrik, tagihan PDAM, pembayaran berbasis online perbankan dan lain sebagainya.

Untuk anda yang tertarik dengan bisnis ini juga tidak membutuhkan modal yang terlalu besar. Anda hanya perlu mempunyai software PPOB, komputer atau laptop dan juga koneksi internet stabil. Sedangkan aplikasi yang cukup populer digunakan untuk bisnis PPOB adalah Paytren.

Cuci Mobil
Semakin banyaknya kendaraan mobil dan juga motor yang dipakai penduduk kota besar, maka bisnis cuci motor dan mobil juga menjadi binis rumahan menjanjikan dan trend untuk saat ini. Dalam memulai usaha rumahan ini memang membutuhkan modal yang lumayan, akan tetapi jika berbicara tentang keuntungan yang bisa didapat sangatlah besar dan berjangka panjang. Usaha ini sangat cocok bagi anda yang kebetulan memiliki hunian di pinggir jalan dan merupakan jalur yang cukup ramai dilalui kendaraan.

Sementara untuk beberapa alat yang bisa anda persiapkan adalah shampoo khusus kendaraan, tangki snow wash, kompressor angin, alat semprot air, perlengkapan mencuci, semir ban dan sebagainya.

smart city

Why a City Needs to Implement Smart City

smart city

Infographic : Smart Digital Life Architecture

Why a city needs an integrated smart city concept. One of the main reasons is because the human population is increasing sharply. Predicted, the world population in 2050 will touch 8.5 billion people, of whom 66% are women, and 34% are men.

In 2015 alone, the world’s population reached 6 billion people. Imagine, within a period of ten years, the population increased by 2.5 billion. WOW!

“Increased population encourages urbanization from village to city. The growth of urbanization within 64 years, from 1950-2014 reached 523%, “said Adhitya.

Increased urbanization of course gives birth to urban or urban problems. Starting from waste, education, transpotasi, socioeconomic, natural disasters caused by human activities, and health. All these problems can be found in the younger generation of cities in Indonesia, such as Jakarta.

“On the other hand, an increasingly modern and well-established society, has a myriad of expectations, such as a comfortable living environment and work, adequate public areas, easier travel, shopping experience, etc.”

Thus, continued Adhitya, the solution to meet expectations and minimize the impact of urbanization is to present the concept of smart city aka smart city. What is that?

Smart city is a concept that explores an intelligent city order that plays a role in facilitating the public to get information quickly and precisely. In addition, the concept of smart city is also presented as an answer for efficient management of resources.

“You could say, the concept of this smart city is the integration of information directly with urban communities,” said Adhitya.

Six Smartcity Services
In its development, there are six Smart City services that can be developed in a city, among others:

1. Smart Governance
Administration of public services based on information technology that interact government interaction with citizens and business sector, and decision-making based on real time data.

2. Smart Economy
E-business and e-commerce services that boost the economy of the people

3. Smart Mobility
Intelligent system implementation to support public transport, logistics, and convenience services for car, bicycle, and pedestrian users.

4. Smart Environment
Utilization of renewable energy sources, monitoring systems and pollution control, green building.

5. Smart People
The intelligent community because of the opportunities of education and the development of extensive skills with the application of systems and technology

6. Smart Living
Life pattern or lifestyle is smart, healthy, and safe, supported by good environmental quality dwelling.

Smartcity also includes supporting elements called smart environment, ranging from citizens, applications, services, infrastructure, industry, government, and regulation.